Rabu, 19 Agustus 2015

SUARA DUKA karya : Dedisyah

Bahkan terang tanah baru tiba

ketika sejuta bunga kemboja

mengapung di udara.

Satu demi satu kelopaknya terbuka.

Duka segala duka,

berhimpun di hati manusia,

dalam mata terpejam

datang tanpa peringatan

Sesayup-sayup angin gaib menyanyi,

membawamu pergi tinggi.

Duhai, Alwasi!

Debu bertimbun-timbun

kembali kepada bumi



 

Salemba Tengah, 27 Mei 2006

=DEDISYAH=

(Peluk terakhir bagi Nenekda tercinta)

2 komentar:

  1. Trik Internet Gratis All Operator19 Agustus 2015 pukul 22.32

    mampir gan diblogku yg sepi :(

    BalasHapus
  2. PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH20 Agustus 2015 pukul 09.12

    yuupz aku akan mampir ke tempatmu gan

    BalasHapus