Rabu, 19 Agustus 2015

SAJAK DUABELASKU karya : Dharmadi

(1)

jejakku berkabut; mencari arah

ke sebuah benua lain

yang tak mengenal pengkhianatan

 

(2)

di sebuah rawa; terjerat akar bakau

sebuah biduk seperti titik terapung-apung dalam

gelora gelombang

aku dalam kosong; siapa yang membawaku jauh ke sana?

 

(3)

aku-kau bagai pengantin ratu

jangan dipisahkan oleh ruang dan waktu

 

(4)

jadikan aku kakitangan-mu

dalam gerak kehendak-mu

 

(5)

kenapa mesti harus berpisah

kalau hanya disebabkan sesuatu yang tak tentu

 

(6)

kalau ini memang kepastianmu

terimalah garis keberadaanku

 

(7)

dengan apa adanya

aku ingin cintamu yang sebenarnya

 

(8)

bacalah isi hatiku betapa merindukanmu

di mana kau bersembunyi, kucari-cari hatimu

untuk kucium dan kuajak bercumbu

dalam percintaan sejati

 

(9)

aku tak lagi peduli dengan basah tubuhku

dalam hujan yang bertubi-tubi diruntuhkan langit

sebab hangat hatimu telah menyelimuti dingin hatiku

 

(10)

apakah masih perlu menyebut dengan kata kekasih

kalau ternyata tanpa sebutan itu kau tetap mengasihiku

lalu, cukupkah dengan selalu merindukanmu

 

(11)

jangan lepas pada dunia ketidakpastian

jemput aku pasangan hatiku

kembalikan ke bumi bunda

 

(12)

dan suatu ketika sampai juga ke titik akhir

jarum jam jantungku menunjuk waktu

tak lagi ada detak itu

kurapatkan ke dada telepon genggamku

khawatir tak mendengar suaramu

siapa tahu tiba-tiba engkau memanggil

sewaktu-waktu

aku tak ingin kehilangan suaramu

sampai detak terakhir jam di jantungku



 

2002

=DHARMADI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar