Bahkan terang tanah baru tiba
ketika sejuta bunga kemboja
mengapung di udara.
Satu demi satu kelopaknya terbuka.
Duka segala duka,
berhimpun di hati manusia,
dalam mata terpejam
datang tanpa peringatan
Sesayup-sayup angin gaib menyanyi,
membawamu pergi tinggi.
Duhai, Alwasi!
Debu bertimbun-timbun
kembali kepada bumi
Salemba Tengah, 27 Mei 2006
=DEDISYAH=
(Peluk terakhir bagi Nenekda tercinta)
mampir gan diblogku yg sepi :(
BalasHapusyuupz aku akan mampir ke tempatmu gan
BalasHapus