Minggu, 02 Agustus 2015

PEMANDANGAN SENJAKALA karya : W. S. Rendra

Senja yang basah meredakan hutan yang terbakar.

Kelelawar-kelelawar raksasa datang dari langit kelabu tua.

Bau mesiu di udara. Bau mayat. Bau kotoran kuda.

Sekelompok anjing liar

memakan beratusribu tubuh manusia

yang mati dan yang setengah mati.

Dan di antara kayu-kayu hutan yang hangus

genangan darah menjadi satu danau.

Luas dan tenang. Agak jingga merahnya.

Dua puluh malaekat turun dari sorga

mensucikan yang sedang sekarat

tapi di bumi mereka disergap kelelawar-kelelawar raksasa

yang lalu memperkosa mereka.

Angin yang sejuk bertiup sepoi-sepoi basa

menggerakkan rambut mayat-mayat

membuat lingkaran-lingkaran di permukaan danau darah

dan menggairahkan syahwat para malaekat dan kelelawar.

Ya, saudara-saudaraku,

aku tahu inilah pemandangan yang memuaskan hatimu

kerna begitu asyik kau telah menciptakannya. 




=W. S. RENDRA=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar