(Pantun Rindu Sitti Nurbaya)
Anak Cina bermain wayang
anak Keling bermain api
Jika siang terbayang-bayang
jika malam menjadi mimpi
Terbang melayang kunang-kunang
anak balam mati tergugur
Jatuh ke tanah ke atas kembang
kembang kuning kembang cempaka
Jika siang tak dapat senang
jika malam tak dapat tidur
Pikiran kusut hati pun bimbang
teringat kakanda Samsu juga
Lurus jalan ke Payakumbuh
bersimpang lalu ke Kinali
Jika hati sama sungguh
kering lautan dapat dinanti
Encik Amat mengaji tamat
mengaji Quran di waktu fajar
Biar lambat asal selamat
tidak lari gunung dikejar
=MARAH RUSLI=
(dalam bab VII. Surat Samsul Bahri kepada Nurbaya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar