(pantun berbalas)
+ Mempelam tumbuh di pulau
patah sedahan dijatuhkan
Semalam ini kita bergurau
esok Adik kutinggalkan
- Berlayarlah ke pulau bekal
nakhoda makan bertudung saji
Sambutlah salam adik yang tinggal
selamat Kakanda pulang pergi
Ribu-ribu di pinggir jalan
tanam di ladang kunyit temu
Jika rindu pandanglah bulan
di situ cinta dapat bertemu
+ Kapal kembali dari Jawa
masuk kuala Inderagiri
Tinggallah Adik tinggallah nyawa
besok kakanda akan pergi
- Berbunyi gendang di Pauh
orang menari di halaman
Sungguh Kakanda berjalan jaun
hilang di mata di hati jangan
Meletus gunung dekat Bantan
terbenam pulau dekat Jawa
Cinta jangan diubahkan
jika putus, sambungkan nyawa
+ Jika hari, hari Jumat
haji memakai baju jubah
Walaupun hari akan kiamat
cinta di hati jangan berubah
Jika Perak kerani Keling
berlayar tentang Tapak Tuan
Putih gagak hitamlah gading
tidak putus cintakan Tuan
=MARAH RUSLI=
(dalam bab V. Samsul Bahri berangkat ke Jakarta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar