aku tak tahu apa lagi yang dapat kutulis tentang diriku
tentang perasaan-perasaan itu;
lampu jalan, gerimis yang beterbangan
tak ada rumah senyaman pelarian;
orang-orang yang ingin kukenal
tubuh yang ingin kusentuh
apa lagi yang dapat kulakukan dengan kesepian
dengan para penyakit
aku kehilangan fiksi-fiksi berakhir tragedi
sihir dari cinta yang membesarkan setiap peristiwa
semua jalan menuju kegelapan
seluruh pintu kehilangan kunci
aku kedinginan, nanar bagai tikus basah
dan para kekasih hanyalah putra dari kesedihan:
kegagalanku membaca kesendirian
aku kedinginan, seluruh teman tinggallah percakapan:
apakah yang dia pikirkan; mau ke mana?
aku tak tahu yang dapat kukatakan tentang
perjalanan ini
sepatu yang basah; ibu yang marah;
impian yang merobek kepalaku
hari demi hari (?)
=DINA OCTAVIANI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar