Senin, 17 Agustus 2015

STASIUN YANG KERING karya : Dina Octaviani

aku menangisi stasiun yang kering

dan seperti seharusnya tak seorang pun peduli

selembar karcis bekas; penuh kutulisi

 

aku pernah mencintaimu setiap hari

dengan tubuh hijau dan pikir yang memar

mengagumi kejahatan-kejahatan kecil

: tanda cinta yang orisinil

 

tapi hari ini mau ke mana aku mau ke mana

sekopor pakaian dan buku yang itu-itu juga

 

dalam sakit aku telah mengganti semua merk dan judulnya

agar semua waspada, agar kamu curiga

agar tak seorang percaya:

dalam hatiku tak satu bisa berubah

 

senja kesekian memasuki stasiun

di seberang gereja lama kamu muncul

dengan rindu yang asing seperti kemarin

; mengacung namaku tinggi-tinggi

 

bibirmu terbuka

aku menghambur tanpa malu:

memelukmu aku memeluk udara




=DINA OCTAVIANI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar