dalam caya senja
suratmu tiba
baris-baris puisi
berdiri
menatapku
bola-bola matamu
memandangku
memandang
angin cemara
senja itu
mengusikku
menggeraikan rambut
duh, kian putih juga
aku kembali
ke matamu bening
ke kisah kotamu kini
agung oleh menara
lampu warna-warni
tapi di lorong-lorong gelap
rakyat merintih
ditindas beban berat
ya, anakku
di caya matamu sayu
derita rakyat kecil
kusaksikan
dalam caya senja
suratmu tiba
baris-baris puisi
bola-bola matamu
memandangku
ya, anak
rangkullah ibu
=L. K. ARA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar