Jeng,
hari ini sudah lebih dua puluh tahun aku menulis sajak
sejak aku menulis Perahu Layar di Remaja Nasional
Yogya, 28 Juli 1959:
Kembang layar, kembang
sibak air, ukir wajah laut
kembang layar, kembang
tabur angin, renangi langit
pada nelayan aku berteriak lantang:
ai abang, abang
pasang layar abang, pasang layar!
lalu hati meronta berdoa kepada Tuhan:
O Tuhan, bawalah manusia ini ke padang juang
bawalah manusia ini ke tempat taburan ikan
biar hati beriak menyusuri kehidupan.
lalu dengan alum aku pun menembang:
kembang layar, kembang
laju ke ujung bumi, batas langit dan laut.
Jeng,
hari ini kukumpulkan sajak-sajakku tahun 1979/1980
lalu kuberi nama “karto iya bilang boten”.
hari ini kembali kutanyakan padamu
sudahkah kukatakan apa yang seharusnya kukatakan?!
=DARMANTO JATMAN=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar