Sabtu, 15 Agustus 2015

AKU DAN BAYANGAN karya : Dinullah Rayes

Menggores aksara

saat sumpah setia. Atas nama

adam dan hawa.

 

Kulit pohon palma ini

terbaca wajah zaman

pelepah daun yang luruh

harapan-harapan yang mengubur diri.

 

Kembali malam ini

aku dan bayangan di bawah bulan tua

melepas angan memburu wajahmu

yang pergi

tiada kembali lagi.

 

Doa berkendara kereta langit

Tuhan!

warnai hidupku selalu

pancarkan nur-Mu dalam hatiku

kelam berdebu




=DINULLAH RAYES=

(Puisi-puisi/Pertemuan Sastrawan 1974)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar