Embun-embun di tepi daun
menetes pelan
menangis bagai gerimis
akhir senja
liar kupu-kupu putih
yang mulai
menyeberangi musim
mengubah senja
jadi malam curam
kupu-kupu putih
sayap-sayap letih
yang kecil
kaki para dedari yang mungil
tercermin pada kaca pecah
seperti langkahmu
mendaki tangga batu
langkah kakimu ringan
seringan kaki kupu-kupu putih
yang menggantung layang
pada bulan
tunggulah hingga kupu-kupu
beranak pinak
ranting lalang kering yang murung
jatuh ditelan angin
yang perlahan hilang
hanya bintang remang
saat sayup kudengar
rancak tari kecak
dari tebing pantai Uluwatu
dalam damai
yang tak pernah usai
Denpasar, 2001
=KOMANG IRA PUSPITANINGSIH=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar