Kamis, 06 Agustus 2015

SEKARANGAN KEMBANG karya : Asmara Hadi

(Buat Ratna)

 

Mengarang aku, adikku aju

Bunga dari taman djiwa

Kembang dewata kekal-tak-laju

Gemilang djuita berwangi tjinta

 

Buat engkau kembang kukarang

Akan hiasan kepalamu

Tanda tjinta, dindaku sajang

Njala kekal dalam djiwaku

 

Ingin aku sebagai pengarang

Meninggalkan sjair gilang gemilang

Supaya tjinta jang njala sekarang

Sepandjang masa tiada ‘kan hilang

 

Supaja namamu, adikku aju

Gemilang kekal dalam dunia

Dipudja segala pembatja sadjakku

Ratna Asmara: tjinta mulia

 

Dari miljunan dara didunia

Kumuliakan engkau sebagai dewiku

Kupudja dengan njanjian mulia:

Kembang dan setanggi dupa hatiku

 

O, dewi, jang menjinarkan tjahaja

Terangilah selalu djalan djiwaku

Supaja sampai dibahagia raja

Dalam pelukan swarga tjintamu

 

Ja, jakin aku, nanti tanganmu

Akan meletakkan tanda tjintamu

Karangan bunga atas kepalaku

Karena aku setia selalu

 

Tiada takut tempo tjobaan

Berdiri dahsjat antara kita

Jakin kuat dalam perdjuangan

Untuk engkau, Ratna djuita

 

Akan gemilang tenang matamu

Menjinarkan tjaja kasih abadi

Akan berkumpul hasrat djiwaku

Dalam bisikan ,,Kandaku Hadi”

 

Menggeram segara jang luas-dalam

Ketawa suara maut dan baja

Mantjar halintar membelah malam

Gempita badai memburu segara

 

Dalam kedahsjatan malam gempita

Jang membuat tjabar djiwaku

Terbajang gemilang pagi djelita

Ketika segala bersinarkan tjintamu

 

Ingat aku akan pintamu

Semoga djiwaku selalu mulia

Dilindungi restu do’a tjintamu

Sebagai sjatrya melalui dunia

 

Perasaan sangsi segeralah hilang

Digantikan perasaan jakin gembira

Dilangit gelita gemilanglah bintang

Pemimpin djalanku diatas segara

 

Jakin djiwaku kapal ‘kan sampai

Dalam pelabuhan kota kentjana

Tempat hidup gemilang permai

Manusia bagia sebagai dewa

 

Kita hidup dimasa jang indah

Zaman bangsa sadar kembali

Miljunan tangan kerdja gelisah

Bangunkan swarga diatas bumi

 

Dengarlah dinda, dendang jang suka

Mendengung atas Indonesia

Masuk dalam hati jang duka

Membuat mata bersinar mulia

 

Ratnaku, dinda, bahagia kita

Dapat hidup dimasa kini

Menanam bibit tjinta dan tjita

Jang akan berbuah dimasa nanti

 

Dalam matamu, dinda djuita

Kulihat sinar dunia baru:

Indonesia negeri kita

Bahagia diatas segara biru

 

Kulihat kanak bermain girang

Ditengah bunga jang sedang kembang

Ditengah padi: emas gemilang

Kerdja petani sambil berdendang

 

Dalam fabrik jang gegap gempita

Kudengar njanjian usaha raja

Ribuan mata mengintan tjuatja

Ribuan tangan kerdja suka

 

Kaum melarat tiada lagi

Tiap manusia berhak sama

Dari lahir sampaikan mati

Hidup bebas laksana dewa

 

Kalau aku melihat tawamu

Gemilangkan sinar tjinta mulia

Terbajang-bajang depan mataku

Bagia raja benderang didunia

 

Terdengar-dengar laguan melajang

Beritakan dunia makmur-damai

Umat manusia berkasih-sajang

Dalam persatuan tulus-permai

 

Ja, kekasih, jakin djiwaku

Tjinta sosial pasti ‘kan menang

Kalau aku melihat tawamu

Gemilang tenang nandakan senang

 

O, kekasih, njalakan djiwaku

Selalu dengan api tjintamu

Supaja dapat kuat dan girang

Serta berdjuang dizaman sekarang!

 

Membangunkan keindahan baru

Dinegeri kita, Indonesia

Jang bagai zamrud disegara biru

Restui daku, kekasih mulia!

 



Pudjangga Baru, no. 1-2, th. VIII, Djuli-Agust 1940

=ASMARA HADI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar