Kamis, 06 Agustus 2015

NASIB TANAH AIRKU karya : Asmara Hadi

I

Panas jang terik datang membakar

Lemahlah kembang hampirlah mati

Tunduk tergantung bersedih hati

Mohon air kepada akar

 

Mendapat air amatlah sukar

Belumlah turun hudjan dinanti

Musim kemarau belum berhenti

Angin bertiup belum bertukar

 

Seperti kembang hampirkan laju

Lemah tampaknja, rawan dan saju

Demikianlah ‘kau Indonesia

 

Nasibmu malang amat tjelaka

Hidup dirundung malapetaka

Tidak mengenal rasa Bahagia

 

II

Mentari datang menghalaukan malam

Menjinarkan senjum penuh tjahaja

Dunia lah bangun memberi salam

Njanjian jang merdu menjambut surja

 

Lihatlah teratai didalam kolam

Tersenjum membuka kuntumnja, dia

Menghamburkan harum kedalam alam

Pemudja pagi gemilang mulia

 

Memandang pagi menjedapkan mata

Keraguan hati hilang semata

Memikirkan nasib Tanah Airku

 

Seperti mentari dikala pagi

Kemerdekaan tentu datang lagi

Menerangi Tanah tempat lahirku



 

Pudjangga Baru, no. 10, th I, april 1934

=ASMARA HADI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar