Seribu jari dari masa silam tertekuk lelah
Menatap sepi yang kian berkeluh kesah
Dibawah pohon cemara, angin berhenti menyusun angan
Menyempurnakan aroma bayangmu yang kini terlupakan
Tak ada lagi yang bisa kujangkau disudut kenangan
Meski hanya sekedar aroma cerita yang tertinggal
Kulewati jentera hari, memanggul sepi yang memberat
Menatap liuk dedaunan di sepanjang rentang perjalanan
Barangkali masih kutemui lagi teduhnya hembus pepohonan
Dimana dapat kusandarkan segala letih heningku
Dalam dekapan syahdu rindang kasihnya
=MERPATI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar