Suatu ketika, kau akan meminangku, pulang sebagai cinta
Utuh berumah tanah
Sebagai wujud tanda jadi kau mengirim waktu
Semesta tempatku mematangkan tunggu
Aku pun tak bakal menolak ciuman gaibmu
Yang tanpa menunjuk tempat
Dan waktu-di mana dan kapan- semua di luar jangkau tanyaku!
Aku adalah tubuh hidup yang berjodoh dengan maut
Yang tersirat pada gurat-gurat garis tangan
Sejak meninggalkan rahim ibu – wadah catatan jagad ruhku dulu
Itulah kata cinta, pasangan yang terjaga, pada satu ketika
pelaminan agung tempat hdup dan maut bersanding nama
seusai musim gugur jasadku
Magelang 2012
=DEDET SETIADI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar