Sebelum tidur ditumalam
ibu tunggu kalian di halaman
yang diantar orang
dua jenazah sebuah keranda panjang
Kalian tinggalkan ibu seorang
menghadapi sisa ini kehidupan
oceh siapa lagi di gubuk kita
selain rasa sunyi seharian mengembara?
Musim pukat yang bakal tiba
berduyun orang ke laut dan ke sawah
ibu bayangkan kalian ada di sana
pulang sore, seorang menutup jendela
yang lain menyalai ikan untuk makan malam kita
Betapa damai kalian sepanjang tahun
nelayan dan peladang keduanya rukun
akan jadi apa kesendirian ibu
jika ingat kematian kalian tempohari
sisulung menembak adiknya sendiri
Ketika surat penghargaan tiba
ibu tak dapat membaca
tapi di dalaman ada terasa:
Alangkah mudah pemuda berkorban
untuk membela kekuasaan seseorang
Tak dapat ibu ikut musim menyabit ini
lumbung dan jaring sudah lama terkunci
kerja ibu sekarang seharian
ke tetangga bertandang
sering tanya, kapan selesai ini perang?
=MANSUR SAMIN=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar