Kamis, 13 Agustus 2015

PERJALANAN AMBANG : MEDITASI karya : Arif Bagus Prasetyo

Mendadak wajah kita penuh kabut

Terjatuh di antara tebing, riak air, dan

Tiang-tiang listrik yang gemetar

Menahan kekosongan langit.

Kita menggenang seperti lembaran musim panas

Rontok dibakar kemegahan lampu taman.

Dan kehijauan asap sampah saat membusuk pada selasar

Adalah perhentian masa kecil kita yang kembali

Diledakkan. Dan berhambur memenuhi jalan batu,

Kolam pasir, jurang-jurang

Dari kegelapan kenangan.

Tapi waktu senantiasa tahu:

Di depan pintu, kita telah jauh tengadah

Menatap sore hanya serangga

Sambil membayangkan malam nanti bintang-bintang akan lepas

Bertabrakan. Sebelum luruh, menghilang ke seberang sungai

Diserap bayang-bayangMu yang menghujan tiba-tiba

Di setiap reruntuh pepohonan.

 



1993

=ARIF BAGUS PRASETYO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar