Dalam kebebasannya seorang manusia,
dalam kedalaman penghayatan akan makna dan hakekat
hidup yang dijalaninya,
dalam kesendirian,
dalam setiap kesunyian, gelap dan terang,
dalam keterlepasan dari segala kecintaan,
kecuali kecintaan dengan Tuhan,
dalam nikmatnya menikmati hidup dan Tuhan,
ikatan dunia, ikatan kepemilikan, ikatan benda-benda,
ikatan hidup yang membelenggu.
Aku menoleh pada diri, mencari jawab sebuah tanya,
sudah sedemikian terbebaskankah diriku.
dalam segalanya, ia ‘kan kian terbebas dari segala ikatan:
Yogyakarta, Maret 1997
=ARINI HIDAJATI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar