Minggu, 09 Agustus 2015

MANHATTAN BLUES karya : Arif Bagus Prasetyo

Ditumbuhi sulur-sulur musim gugur

Aku turun dari firdaus lantai ketujuh.

 

Pelancong lancung. Gentayangan sepanjang tanjung

Menghela jam dan pohon-pohon yang berdentingan

 

Sebening kristal-kristal November yang termangu

Kekal, di etalase Lexington Avenue.

 

Raung klakson lengking sirine tikam-menikam

Berkilauan dihunus hujan tengah hari.

 

Tak terhingga manik mata, coklat-kuning

Terserak garing sepanjang jalan. Terbengkalai

 

Seperti sumur-sumur mineral yang ditinggalkan

Usai kafilah menguras teluk. Dan kabilah terhempas takluk.

 

Di ufuk gurun, di jazirah firdaus lain, aku lihat

Matahari membanting zirah perunggunya yang berkarat.

 

Menara api berderak runtuh. Jelaga menjilati mangsa.

Hujan abu mencekik kanal-kanal bahasa.

 

Debu kelabu angin kelabu flat-flat lengang yang kelabu

Mengembara di lorong-lorong belulangku.

 

Raut pucat seorang darwis yang menghilang dari balkon

Untuk sesaat menyeringai dalam arus kelam Hudson.



 

2003

=ARIF BAGUS PRASETYO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar