Senin, 10 Agustus 2015

DUA SAJAK DIBAWAH SATU NAMA karya : Sapardi Djoko Damono

I

darah tercecer di ladang itu. Siapa pula

binatang korban kali ini, saudara?

Lalu senyap pula. Berapa jaman telah menderita

semenjak Ia pun mengusir kita dari Sana

 

awan-awan kecil mengenalnya kembali, serunya:

telah terbantai Abel, darahnya merintih kepada Bapa

(aku pada pihakmu, saudara, pandang ke muka

masih tajam bau darah itu. Kita ke dunia)

 

II

kalau Kau pun bernama Kesunyian, baiklah

tengah hari kita bertemu kembali; sehabis

kubunuh anak itu. Di tengah ladang aku tinggal sendiri

bertahan menghadapi Matahari

 

dan Kau pun di sini. Pandanglah dua belah tanganku

berlumur darah saudaraku sendiri

pohon-pohon masih tegak, mereka pasti mengerti

dendam manusia yang setia tetapi tersisih ke tepi

 

benar. Telah kubunuh Abel, kepada siapa

tertumpu sakit hati alam, dendam pertama kemanusiaan

awan-awan di langit kan tetap berarak, angin senantiasa

menggugurkan daunan; segala atas namamu: Kesunyian




=SAPARDI DJOKO DAMONO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar