Jumat, 07 Agustus 2015

BUAT L.CH & A.B karya : Wiji Thukul

 

darahku mengalir hangat lagi

setelah puluhan jam sendi

sendi tulangku beku

kurang gerak

 

badanku panas lagi

setelah nasi sepiring

sambel kecap dan telur goreng

tandas bersama tegukan air

dari bibir gelas keramik yang kau

ulurkan dengan senyum

manismu

 

kebisuan berhari-hari

kita pecahkan pagi itu

dengan salam tangan

pertanyaan

dan kabar-kabar hangat

 

pagi itu

budimu menjadi api

 

tapi aku harus pergi lagi

mungkin tahun depan

atau entah kapan

akan kuketuk lagi

daun pintumu

bukan sebagai buron

 




=WIJI THUKUL=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar