Sabtu, 22 Agustus 2015

UNTUK SEBUAH CATATAN HARIAN karya : Abdul Hadi Widji Muthari

Di bawah seribu mawar
Bulan Juli yang terbakar
Dan langit musim panas
Matahari berganti-ganti

Ada bayangan daun gugur
Pada tingkap musim mencari
Serta kuntum-kuntum kapur
Dan kota yang semakin sunyi

Malam: Berapa jejak sudah di jalan itu
Dan gerimis yang pulang sendiri
Ketika lonceng dari gereja mati
Ketika pelabuhan dari pulau abadi

Kau berkata, tak ada stasiun
Sebelum kereta memencar
Kau berkata, tak ada daun
Sebelum pohon berakar

Di bawah seribu mawar
Bulan Juli yang terbakar
Dan langit musim panas
Matahari menyuling keras sekali



1974
=ABDUL HADI WIDJI MUTHARI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar