Sebab tanda selamat
Selalu bernaung di bawah puisi
Aku ziarah ke rumah lebah
Tempat setiap kata keramat
Redam dan terendam dalam-dalam
Bekukan tinta
Karena kata muncul di bibir juga
Mendendang lengang pokok dan cabang
Dinding-dinding rebah
Angin telah menerobos rumah
Melewati seribu lubang dan celah-celah
Mengepung lalu menggiring kita
Kepada puisi dan makam kata
Bantul, 2008
=KOMANG IRA PUSPITANINGSIH=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar