Buat : Agus Talino, hari-hari melap limbah batin
Rumah kecil di pucuk ombak
laut pasang, langit legam
Payung hitam mengembang
Bulan sepotong. Sebutir bintang rontok
Tiada kepak camar di atasmu
Sayapnya basah, gemetar
gigil dalam senyap
Dalam lambung rumah nelayan
ikan-ikan kecil menggelepar
Nyala pelita condong ke kiri
redup dan sirna
dari bilik hati
Siapakah mengayunkan lengan angin
menampar pipi laut
hingga meraung-raung sepanjang malam?
(1992 / Dari Negeri Poci 2, 1994)
=DINULLAH RAYES=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar