Rabu, 12 Agustus 2015

PRAHARA karya : B. Y. Tand

Prahara bermula dari laut dosa telaga purba

mencoretkan dendam demi dendam manusia

di dinding-dinding laut terbuka

mengunyah darah dagingnya

 

Sepi berderit

mengayuh perahu-perahu ke hulu

di hilir sungai-sungai keruh

pasir di pantai menjeritkan keluh

ke angkasa luka

Tuhan kita terbunuh

di mana-mana

darahnya jadi sungai

mengalirkan racun nestapa

 

Angin menjulangkan ombak

ke langit hijau

mengetuk pintu demi pintu. Malaikat

dengan jari-jari putih

mencatatkan rindu demi rindu

pada daun-daun ungu

dan jendela-jendela termangu

 

Ombak laut hijauku

julangkan aku

ke pucuk sepimu sayup-sayup ke puncak sepiku

mereguk gerimis bulan sendu. Atau karamkan aku

ke laut tangismu karena perahuku telah kutambatkan

pada hijau lumut di batu-batu



 

1982

=B. Y. TAND=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar