jerit seorang nelayan kecil dan papa.
"di manamana pintu. siapa pun bebas memasukinya."
(ikanikan merubung dan ternganga).
nelayan kecil itu bagai telah terbebas
dari sebuah lorong tertutup dan gelap.
dindingdinding memantulkan sakit
dan nestapa.
"berkatalah, dan mereka akan mendengar," ia
berkata. "bukalah mulutmu, dan tangantangan
tergapai menyalammu." (ikanikan merubung
dan ternganga).
"sampanku tersesat di sebuah negeri terbuka.
mereka akan mendengar harapan dengan tegursapa.
untuk apa kail, sebab banyak mulut yang sedia
menjadi wakil untuk membunuh rasalapar kita."
(ikanikan merubung dan ternganga).
seorang nelayan kecil dan papa. matanya tak
cukup tajam untuk merabaraba. hatinya terlalu
teduh buat keisengan tegursapa. dadanya terlalu
terbuka buat harapanharapan.
kebisuan dindingdinding langit yang dingin
mendesis dan meronta. derita terkibas
sayapsayap emasnya.
1992
=DOROTHEA ROSA HERLIANY=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar