Selasa, 04 Agustus 2015

MESIN DAN ROBOT karya : Wing Kardjo

1

Mesin-mesin dan robot bekerja lebih baik daripada buruh

tak perlu makan, tak perlu minum, tak perlu tidur, bisa

bekerja penuh sehari-semalam dalam tempat terang,

dalam tempat gelap dengan irama yang tetap.

 

Hanya diperlukan tenaga ahli, tak banyak, sekedar

melayani mesin agar terus berjalan. Bukankah surga.

Tak ada lagi tuntutan, tak ada lagi keluhan,

ancaman mogok yang seperti momok.

 

Di zaman ini segala jalan, lancar seperti sekunar. Kekurangan

modal? Panggil kapital asing, sebentar tentu datang mengulurkan

tangan. Lantas bikin proyek, misalnya membuka tambang, dan

 

agar aman, undang tenaga luar. Toh, kita mampu bayar. Sedang

lahan milik negara, kita hanya minta bagian, persis seorang

calo. Praktis dan sederhana, peran kita sebagai bangsa.

 

2

Mesin-mesin dan robot tak punya istri, tak punya anak, tak

perlu takut pulang ke rumah tanpa bawa uang, tak perlu

kuatir dirongrong mertua dan sanak. Mesin-mesin dan

robot tak usah pulang ke rumah. Kalau nganggur tidur

 

di tempat kerja, tak baca koran di kantor, tak curi-curi waktu buat

main kartu. Majikan hanya menggerutu kalau kehabisan cerutu

atau bahan baku. Kewajiban pada negara? Sisihkan sekian persen

sebagai pajak, bisa kurangan kalau bayar uang siluman.

 

Pertanggungjawaban hanya dalam rapat persero, kalau perusahan terbatas.

Ini kan perusahaan keluarga, seperti tertera dalam undang-undang negara:

perekonomian berasaskan kekeluargaan? Karena dalam lingkungan

 

terbatas, tak perlu pengawas. Usaha masih nasional, tak merugikan

kepentingan sosial. Layanan dan barang hanya buat orang-

orang berada. Wah, mewah dan mahal.

 




=WING KARDJO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar