bergegas kutinggalkan menit-menit yang memburu
di keriuhan petang, di saat hibuk orang-orang
mengacungkan pedang
ke tubuh bayang; ke hasat setan
aku tak mau tumpas, mati bersimbah prahara
sebelum sampai di rumahmu
di rumahmu
yang juga rumahku
kini dan akan nanti
aku tak ingin
jangan terjadi
terbunuh di luar rumahmu
- perkenankan -
=ISBEDY STIAWAN Z.S.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar