Di pinggulmu selusin sayap ingin mengerjap, kunang-kunang terbang,
menikung, mengiang, membandang, terus, terus, cepat ringkus, remas,
hempas keras-keras jadi jerit bianglala yang terkulai di telaga, yang terberai,
terkapar menggapai-gapai akar darah si Teratai yang melepuh
dan terengah dan mengejang digerayang nyawa lekang nyawa datang
menggelombang melumat lutut yang mencelat dan berjingkrak dan
mengamuk meledak terpelanting berkeping-keping berpusingan pada
palung menggelegak.
1997
Tidak ada komentar:
Posting Komentar