di atas gerobak kuhitung mesin dan listrik
yang membagibagikan kekosongan kepada
semuaorang
malaikatmalaikat menyebarkan kebencian. sawahsawah
dan gubukgubuk tibatiba berubah gumpalan kertas.
kubakar: jadi tanahair bagi bayangbayang.
sepanjang gang orangorang berjaga. tangantangan
kurus mencabikcabik tanah bagi jantungnya sendiri.
sebuah semesta: jutaan rumah tanpapenghuni.
kubakar kesedihanku. kertaskertas mengetik
sendiri hurufhuruf melulu tanda. melulu segala
tandabaca. kubakar kesunyian ruhaniku.
di gerbanggerbang desa kuhitung bayangbayang
yang terpatahpatah. kusihir: menjadi jarijari
yang selalu ingin menuliskan ribuan kalimat
tak terbaca.
1992
=DOROTHEA ROSA HERLIANY=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar