Rabu, 12 Agustus 2015

KAMI karya : Mansur Samin

Kami tak siasia mempertahankan bumimu ini

menyerahkan gerak jiwa masak oleh tenaga

pandanglah jalan suram masa kalut yang dikeluhi

setiap kata mencari nilai dalam benda

 

Kami tak siasia mempertahankan keindahanmu ini

melepaskan ria dunia mencari arti sederhana

lihatlah kedamaian sejuk larut diremuk hari

seluruh malam menepis tibanya fajar

 

Kami telah bercinta dengan dunia dan air mata

inilah masa retak menghancurkan bintang sejarah

kesederhanaan jiwa menggelita sudah

tinggal kecewa melulu menjenguki hati yang mabuk

dan dari kerentaan pencapaian bentuk

pitam berkata: Tuhan sudah tiada di dunia!

 

Kami tak siasia mempertaruhkan jiwa ini

merebut derita dunia mendengungkan tangis anak manusia

bangkitlah penyair, rebut sikap yang masih kita miliki

seluruh makna kembalikan pada pencapaian sederhana.




=MANSUR SAMIN=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar