Kamis, 13 Agustus 2015

HUJAN DALAM KOMPOSISI 1 karya : Sapardi Djoko Damono

       “Apakah yang kautangkap dari swara hujan,

dari daun-daun bugenvil basah yang teratur

mengetuk jendela? Apakah yang kautangkap

dari bau tanah, dari ricik air

yang turun di selokan?”

 

       Ia membayangkan hubungan gaib antara tanah

dan hujan, membayangkan rahasia daun basah

serta ketukan yang berulang.

 

       “Tidak ada. Kecuali bayang-bayangmu sendiri

yang di balik pintu memimpikan ketukan itu,

memimpikan sapa pinggir hujan, memimpikan

bisik yang membersit dari titik air

menggelincir dari daun dekat jendela itu.

Atau memimpikan semacam suku kata

yang akan mengantarmu tidur.”

 

       Barangkali sudah terlalu sering ia

mendengarnya, dan tak lagi mengenalnya.




=SAPARDI DJOKO DAMONO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar