Dari bukit terjal
semak pantai berkijapan
kincir di telaga dulu
berganti sebuah gardu
Itu bandar di hulu
tinggal lengangnya pucat samar
bukan seperti dulu
disibuki pedagang dari Medan
Hingar rebana tak riuh lagi
apakah sibuyungdeli telah mati?
Dekat magrib sendirian pulang
di bondongan gadis pergi sembahyang
sekilas senyum betapa nyaman:
Kapan abang datang
apa kabar dari rantoan?
Memancar sinar jelita malam
berkemas pribumi menginap di lobang.
=MANSUR SAMIN=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar