Senin, 10 Agustus 2015

DARI IBU SEORANG DEMONSTRAN karya : Taufik Ismail

“Ibu telah merelakan kalian

Untuk berangkat demonstrasi

Karena kalian pergi menyempurnakan

Kemerdekaan negeri ini 

Ya, ibu tahu, mereka tidak menggunakan gada

Atau gas airmata

Tapi langsung peluru tajam

Tapi itulah yang dihadapi

Ayah kalian almarhum

Delapan belas tahun yang lalu 

Pergilah pergi, setiap pagi

Setelah dahi dan pipi kalian

Ibu ciumi

Mungkin ini pelukan penghabisan

(Ibu itu menyeka sudut matanya) 

Tapi ingatlah, sekali lagi

Jika logam itu memang memuat nama kalian

(Ibu itu tersedu sesaat) 

Ibu relakan

Tapi jangan di saat terakhir

Kauteriakkan kebencian

Atau dendam kesumat

Pada seseorang

Walaupun betapa zalimnya

Orang itu

 

Niatkanlah menegakkan kalimah Allah

Di atas bumi kita ini

Sebelum kalian melangkah setiap pagi

Sunyi dari dendam dan kebencian

Kemudian lafazkan kesaksian pada Tuhan

Serta Rasul kita yang tercinta 

Pergilah pergi

Iwan, Ida dan Hadi

Pergilah pergi

Pagi ini.

(Mereka telah berpamitan dengan ibu dicinta

Beberapa saat tangannya meraba rambut mereka

Dan berangkatlah mereka bertiga

Tanpa menoleh lagi, tanpa kata-kata). 



1966

=TAUFIK ISMAIL=

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar