Senin, 10 Agustus 2015

DALAM KAMAR 6 X 7 METER karya : Wiji Thukul

mimpi-mimpi bagusku kubunuh dengan kenyataan

tinggal tubuh kurus kering dan cericit tikus

ketika kuterbaring tidur di tikar dan bantal

yang banyak bangsatnya

tak seluruh mimpi-mimpi itu sirna

tersisa juga yang sederhana:

alangkah bahagia aku andai sudah bisa beli

minyak tanah dan menyalakan lampu teplok

lalu membaca buku sampai malam larut dan menulis

alangkah bahagia aku andai sudah beli kompor

dan masak supermi ketika lapar

alangkah bahagia aku andai sudah bisa menggaji ibu

membeli baju baru bagi adik-adik ketika lebaran

rokok buat bapak dan lain-lain

 

lapar memang memalukan!

(tiba-tiba aku mendengar jutaan nyawa saudaraku yang

karena lapar menjadi copet, lonte dan gelandangan

tiba-tiba aku merasa lebih kaya tinimbang mereka

rumah punya, nyewa tak apa

makan bisa hutang kiri-kanan

minum tersedia air sumur umum).

 

justru hari inilah

ketika aku lapar sendiri dalam kamar 6 x 7 meter

di sini ini

aku bersyukur masih sempat nulis puisi

aku bersyukur masih sempat nulis puisi




=WIJI THUKUL=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar