Bukan kebetulan hidup kaurisaukan
meski makan dan penginapan
sudah terjamin hingga
tahun depan
Dalam gelisah tidur, mimpi mendaki
bukit telur, kapan kapal pecah, laut
berdebur. Bagaimana bisa tekebur
hidup bisa begitu saja lebur.
Pentingnya hati terkunci di laci,
lahir sajak seperti arak,
yang terpendam dalam-
dalam, diperam
cahaya bulan.
Bulan.
=WING KARDJO=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar