Kamis, 23 Juli 2015

ROCINANTE karya : Goenawan Mohammad


 

Rocinante

                  , Tukang cukur

dan padri dusun

mendengar alarm itu:

luka waktu,

pada ringkikmu,

 

jerit yang panjang,

dari sunyi sierra,

tiga jam nasib

sebelum ajal tiba.

 

Ada seseorang yang menengok ke luar

dan berbisik, “Padri,

kulihat rambut suri

yang rembyak gelap.”

 

Itu rambutmu, Rocinante,

seperti ilalang bukit

yang basah merah

karena darah.

 

Tapi katakan, apa sebenarnya

yang telah kukalahkan?

Bintang, batu karang, mimpi manusia,

atau kesedihan? Aku takut.

 

Maka jika esok aku mati,

dengan kaki tetap di sanggurdi,

bawa aku ke laut, Rocinante,

dari kegilaan ini.

 



2007

=GOENAWAN MOHAMMAD= 

2 komentar:

  1. Anggia maulida sharifa23 Juli 2015 pukul 00.45

    Nice post mampir yahh

    BalasHapus
  2. PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH24 Juli 2015 pukul 04.56

    makasih sob....so pasti aku akan mampir ke tempatmu..

    BalasHapus