Jumat, 24 Juli 2015

LA NOCHE DE LA MUERTE karya : Cecep Syamsul Hari

-- dari kanvas Herry Dim

 

Dengan tubuh tua yang liat

Di batas pintu dan usia

Dia mengenalkan diri

Mencari nama dan alamat

 

Pada malam yang linang

Di bawah degup hujan

Dia duduk berteduh

Secangkir kopi usai kuseduh

 

Minumlah, Tuan yang menggigil

wajah Anda sepucat Yesus

 

Tetapi bagai ajal yang bimbang

Waktu cuma menangguh keluh

Seperti roti basi atau bisul di paha kiri

Seperti tahun dengan satu musim

 

Akan kuselesaikan baris terakhir

Puisi yang mengancamku bertahun-tahun

Aku lupa isi kepalaku

Talah lama menukarnya dengan sebutir melon

 

Ngomong-ngomong,

apa Tuan kenal Kerberus?

 

Tentu saja tidak

Anjing dengan tiga sungut

Dan buntut seekor naga

Kita percaya hanya jika kita pernah melihatnya

 

Di masa remaja, seorang dara berdada kencang

Sering memberiku sirup dan kecupan

Kudengar ada yang melihatnya pergi

Bersama pria berkulit pasi

 

Tuan, apakah Anda yang menculiknya?

dia tak pernah kembali

 

Di malam yang matang

Di bawah ricik hujan

Kopi menjadi dingin

Seperti perawan enggan disentuh

 

Aku pernah mendengar kisah

Lelaki berjanggut yang menolak maut

Senang sekali jika di seberang impian

Dapat bercakap-cakap dengannya

 

Tuan, nama dan alamat yang Anda cari,

namaku dan rumah ini



 

2000-2003

=CECEP SYAMSUL HARI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar