Jumat, 24 Juli 2015

DI PASAR SENI karya : Cecep Syamsul Hari

Pada sebuah siang yang membara

Sekelompok pekerja pulang ke bahasa Jawa

 

Mereka mengeluhkan rupiah yang melemah

Patroli polisi dan tanah rantau yang mesti diakali

Paspor yang ditahan dan sisa ringgit di pundi-pundi

 

Kenapa bis murah ke Kajang

tak kunjung datang?

 

Jangan bicara cinta dengan kami

Itu cuma milik puisi

 

Jangan suruh kami pergi ke kedutaan Indonesia

Mereka bukan milik kaum pekerja

 

Jangan ingatkan kami akan larangan-larangan

Di negeri yang melarang berlaku sumbang

 

Kenapa bis murah ke Kajang

tak kunjung datang?

 

Tetapi hidup tidak hanya kisah kekerasan

Atau pameran lukisan kesedihan

 

Hidup juga janji kemakmuran di garis Utopia

Dan kami datang untuk mengejarnya

 

Pada sebuah siang yang membara

Sekelompok pekerja pulang ke bahasa Jawa

 

Di dalam bis tiga ringgit ke Kajang

Aku pun pulang entah kepada apa

 

Entah kepada siapa



 

Selangor, 2008

=CECEP SYAMSUL HARI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar