Kamis, 16 Juli 2015

BURAK SILUMAN karya : Ajip Rosidi

 

Seorang jejeka alangkah tampan

Hanya kakinya telapok kuda

‘Bunda, apa nasib menimpa ananda

Kakiku bukan kaki manusia’

 

‘Anakku seorang hanya!

Ayah bertahta di Kerajaan Siluman

Anakku seorang hanya!

Bundamu dikutuknya, bundamu terlunta’

 

‘Mengapa ayah tak pernah datang

Mengapa tak menjenguk anaknya seorang?’

 

‘Kita terusir dari halaman istana

Karena bunda ingkar pada janji

Lewat tengah malam bunda belum pulang

Ke Kerajaan ayahmu Negara Siluman

Mengayuh subuh bunda terkenang

Kan pulang sebelum tengah malam

 

Lewat dinari bunda pulang

Tapi jalan kehilangan arah

Kan kembali ke kampung orang

Bunda lenyap di mata manusia

 

Dua belas bulan kau bunda kandung

Lahirmu matahari tertutup mendung

Tangismu diantar guruh mengguntur

Malamnya pada bangkit mahluk kubur’

 

Seorang jaka alangkah tampan

Tapi lahir beralaskan daun bakung

 

‘Kauwarisi paras ayahanda, tampan

Dan wasiatnya yang bunda dengar dalam mimpi:

Adalah menjadi mangsamu perawan

Yang tengah hari sendirian turun ke pancuran’

 

Seorang jaka alangkah gagah

Tapi kakinya telapok kuda

 




=AJIP ROSIDI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar