Rabu, 15 Juli 2015

YANG UTAMA IALAH HIDUP, SEKALIPUN HIDUP MELARAT karya : H.B. Yassin

 

Dua puluh gulden, alangkah banyak!

Selamat tinggal sastra,

Selamat tinggal Kopiist!

Nasibku malang, aku mati kelaparan,

Hatiku sedih, kesal dan geram,…

Dua puluh gulden dua bulan makan

Kalau aku punya sekian… ku pakai sepatu bagus

Ku makan makanan enak, lebih indah tempatku tinggal

Aku kan hidup senang…

Yang utama ialah hidup, sekalipun hidup melarat

Kejahatan memalukan, bukan kemiskinan




=H.B. YASSIN=

*) De Kopiist : nama majalah yang terbit di Betawi tahun 1842.

(Merupakan “sajak” yang memprotes kemiskinannya sendiri - Max Havelaar -, yang ditulis di belakang kwitansi. Kwitansi seharga 20 gulden itu merupakan harga berlangganan majalah “De Kopiist” – yang  dilindungi pemerintah, di mana wang langganannya dibayarkan kepada kas negeri. Sajak berbahasa Belandanya hadir di halaman 185, terjemahannya ada di lampiran III, hlm. 352. Juga tanpa ada judul. )

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar