begitu deras batu-batu mengalir dari alis matamu
menziarahi pekuburan yang memanggil-manggil kematianku
dengan sujud bunga. o jasadku hanyut
dalam gelombang-gelombang besar mimpimu. ke mana
harus kusalurkan airmata?
kudengar zikir batu karang pada dasar gemercik air:
tangis lebih dingin dari sujudku. o darah
yang dihanyut batu-batu, berapa kali harus kusyahadatkan
cintaku? perjalanan mayat yang jauh
menggali dan menimbuni jurang-jurang. pada
lenganmu, kuusung mayatku bersama air yang keruh
dan daun-daun yang menguning. keranda begitu teduh.
untukmu, kukarangkan doa
dan nisan kesangsianku. kita karamkan
gunung-gunung dan kabut yang tebal!
1989
=JAMAL D. RAHMAN=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar