Selasa, 14 Juli 2015

MUSNAHLAH KEKAYAAN-KEKAYAAN ITU karya : Ir. Soekarno

 

Dengan perkataan lain

kaum modal partikelir mempunyai

kepentingan atas rendahnya tenaga produksi

dan rendahnya tingkat pergaulan hidup kami

 

imperialisme-modern

menghalang-halangi kemajuan

pergaulan hidup kami

 

imperialisme-modern

membikin rakyat bumiputra

menjadi bangsa yang terdiri

dari kaum buruh belaka

dan membikin Hindia menjadi

si buruh di dalam pergaulan bangsa-bangsa

 

Dan si buruh yang bagaimana

Tuan-tuan Hakim!

si buruh yang loonen-nya minimum loonen

si buruh yang wirtschaft-nya minimum wirschaft!

si buruh yang upahnya upah kokro

Hati-Nasional tentu berontak

atas kejahatan imperialisme-modern

yang demikian itu

 

Lagi pula

siapakah nanti yang bisa

mengembalikan lagi kekayaan-kekayaan Indonesia

yang diambil oleh mijnberdrijven partikelir

yakni perusahaan-perusahaan tambang partikelir

sebagai timah, arang batu, minyak

Siapakah nanti yang bisa

mengembalikan lagi kekayaan-kekayaan tambang itu?

 

Musnah

musnahlah kekayaan-kekayaan itu

buat selama-lamanya bagi kami

Musnah

musnahlah buat selama-lamanya

bagi pergaulan hidup Indonesia

masuk ke dalam kantong beberapa pemegang andil belaka




=Ir. SOEKARNO=

(dari buku “Indonesia Menggugat”, hlm. 58)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar