Rabu, 08 Juli 2015

LIRIK (2) karya : Acep Zamzam Noor

 

Kereta itu melintas pelan di hadapanku

Menaburkan bunga-bunga ungu

 

Kuhirup kuntum demi kuntum karena tak tahu

Siapa mesti kucium. Stasiun hanya menunggu

 

Di deretan bangku masih tersimpan senyap dan seribu

Alamat. Tapi kereta terakhir telah lewat

 

Mengurungkan kiamat

 

Mungkin aku telah menjemputmu

Mungkin juga telah kehilangan jejakmu

 

Tapi kenapa rel begitu dingin dan kabut tak juga luruh

Di kejauhan kudengar lengking panjang azan subuh




=ACEP ZAMZAM NOOR=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar