Kamis, 09 Juli 2015

ELANG LAUT karya : Asrul Sani

 

Ada elang laut terbang

senja hari

antara jingga dan merah

surya hendak turun,

pergi ke sarangnya.

 

Apakah ia tahu juga,

bahwa panggilan cinta

ada ditahan kabut

yang menguap pagi hari?

 

Bunyinya menguak suram

lambat-lambat

mendekat, ke atas runjam

karang putih,

makin nyata.

 

Sekali ini jemu dan keringat

tiada akan punya daya

tapi topan tiada mau

dan mengembus ke alam luas.

 

Jatuh elang laut

ke air biru, tenggelam

dan tiada timbul lagi

 

Rumahnya di gunung kelabu

akan terus sunyi,

Satu-satu akan jatuh membangkai

ke bumi, bayi-bayi kecil tiada

bersuara.

 

Hanya anjing,

malam hari meraung menyalak bulan

yang melengkung sunyi.

Suaranya melandai

turun ke pantai

Jika segala

senyap pula,

berkata pemukat tua:

“Anjing meratapi orang mati!”

 

Elang laut telah

hilang ke lunas kelam

topan tiada bertanya

hendak ke mana dia.

Dan makhluk kecil

yang membangkai di bawah

pohon eru, tiada pula akan

berkata:

“Ibu kami tiada pulang.”




=ASRUL SANI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar