Pusaran air sungai Barito
Begitu menakutkan
Seperti daya magis yang dipancarkan
Daun-daun tersedot entah menuju ke mana
Malam berjalan perlahan di Marabahan
Pucat cahaya bulan, pucat pula
Kehidupan dalam alunan sungai yang dalam
Entah bagi cinta, masihkan terasa sia-sia?
Malam ini aku tetap setia
Mempermainkan kata, mempermainkan
Pedang menancap sukma
Jika cinta bicara, angin ikut tertawa
=BAMBANG WIDIATMOKO=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar