Rabu, 15 Juli 2015

SUDJIJEM, 20/6/1965 karya : Asep Sambodja



di hutan situkup
desa dempes, kaliwiro, wonosobo
ditemukan sebuah nama: sudjijem
dan sebuah tanda
cincin kawin bertarikh 20 juni 1965
yang melingkar pada jari manis
seorang—ah, bukan, seonggok kerangka
tidak kurang sembilan bulan lamanya
sejak janur kuning melengkung
dengan tempurung kepala berlubang
bekas didor tentara
tepatnya diberondong pelor tentara
bersama kawan-kawannya

sejarah hendak dibenamkan
dalam kuburan massal
di hutan situkup
desa dempes, kaliwiro
wonosobo

penduduk desa yang mendengar
peluru-peluru yang dimuntahkan aparat
hanya mendapat sepotong informasi
khas orde baru
“tentara sedang menembaki monyet-monyet”
dan mereka sangat percaya dengan penuh ketakutan

mereka boleh saja berdusta
tapi selalu saja ada nama
dan tanda
yang membuka aib kebiadaban mereka

detik berjalan ke angka 2000
di hutan situkup
di bawah pohon kelapa
sebuah sejarah tengah dibongkar

aku sudjijem
kebiadabanmu terekam dengan baik
di batok kepala suamiku
yang bolong
oleh peluru sialmu



Ungaran, 28 November 2009
=ASEP SAMBODJA=

*) terinspirasi dari film Mass Grave karya sutradara Lexy Junior Rambadetta.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar