Kamis, 23 Juli 2015

SENANDUNG NELAYAN karya : D. Zawawi Imron

 

angin yang kini letih

bersujud di pelupuk ibu

laut! apakah pada debur ombakmu

terangkum sunyi ajalku?

 

oi, buih-buih zaman saling memburu

kali ini doaku lumpuh

gagal mengusap tujuh penjuru

pada siapa ‘kan kulepas napas cemburu?

 

jika sebutir airmata adalah permata

tolong simpan di jantung telukmu!

 

dari bisik ke bisik perahu beringsut maju

jika nanti bulan datang menyingkap teka-tekimu

tak sia-sia kujilat luka purba

tempat senyum menetas

jadi iman dan layar



 

1976

=D. ZAWAWI IMRON=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar