Selasa, 14 Juli 2015

SEMANGKUK KECIL NASI SEHARI karya : Ir. Soekarno

 

Kita negara-negara berpolitik bebas di dunia

yang mengakui dan menerima kenyataan

adanya bangsa-bangsa yang baru bangkit

mempunyai kewajiban yang mengikat untuk

memperoleh pengertian dan rakyat-rakyat di negara lain

untuk mengatakan terus terang kepada mereka

bahwa mereka tidak dapat terus hidup

di atas berjuta-juta rakyat yang miskin

 

Masyarakat-masyarakatnya mereka mewah berlimpah

dibangun di atas keringat dan susah payah

dan air mata dari jutaan manusia

yang melalui malam senggang mereka tidak

dengan mata melekat pada pesawat televisi

tapi dalam kegelapan yang ditembus oleh nyala lilin

yang sehari-harinya bukan dirundung

oleh kepunyaan tetangga mereka

tetapi oleh keinginan untuk memberi kepada

anak-anak mereka semangkuk kecil nasi sehari

 



=Ir. SOEKARNO=

(dari “Pidato pada Konperensi Nonblok I, Beograd”)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar